Sabtu, 22 Agustus 2015

Telepati

Manusia dapat berhubungan dengan manusia lainnya menggunakan hati dan pikiran, disebut Telepati.

Saat fokus mengingat seseorang, maka pikiran terhubung dengan pikiran orang tersebut. Saat merasakan sedalam-dalamnya hati seseorang, maka hati manusia terhubung dengan hati orang tersebut. Terhubungnya hati dan pikiran manusia tanpa batas, dekat maupun jauh.

Bagian pikiran yang dapat terhubung yaitu:
1. Bisikan pikiran yang berupa kalimat sederhana.
Sebagai contoh: dalam pikiran Si A berbisik "Si B orang baik", maka bisikan dalam pikiran Si A, akan muncul juga dalam pikiran Si B.

2. Gambar pikiran
Sebagai contoh ketika tergambar dalam pikiran Si A, Si B menolong dirinya ketika terjatuh, maka gambaran tersebut akan muncul dalam pikiran Si B.
 
Manusia seringkali tidak menyadari bisikan & gambar yang muncul dalam pikirannya, dan tidak menyadari bahwa bisikan dan gambar pikirannya terhubung dengan manusia lainnya, karena bisikan dan gambar pikiran berada di alam bawah sadar (tidak disadari), maka sadarilah setiap bisikan dan gambar pikiran yang muncul, sadarilah bahwa setiap bisikan dan gambar pikiran yang muncul dapat terhubung kepada manusia lainnya.

Pikiran (bisikan pikiran & gambar pikiran) terhubung, maka pikiran seseorang bisa memasuki pikiran orang lain. Sebaliknya pikiran orang lain bisa memasuki pikiran seseorang. Dengan demikian harus berhati-hati, karena bisa saja pikiran (bisikan pikiran dan gambar pikiran) seseorang berasal dari orang lain yang masuk secara disengaja atau tidak disengaja. Sebaliknya seseorang harus hati-hati dengan pikirannya, karena bisa saja pikirannya memasuki pikiran orang lain.

Cara yang baik adalah mengganti setiap pikiran negatif yang muncul, dengan pikiran yang positif. Hal tersebut akan mengakibatkan pikiran sendiri jadi positif, dan pikiran orang lain pun jadi positif.