PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Kamis, 10 Mei 2018

    Belajar Melindungi Diri


    Sahabat sekalian, pernahkan orang-orang yang sangat sahabat cintai (sebut saja Si A) mengeluh, karena dirinya dibenci orang tertentu (sebut saja Si B) sahabat mengkhawatirkannya.

    Salah satu cara yang bisa dilakukan sahabat adalah menggunakan kekuatan hati & pikiran dengan menyeting hati dan pikiran Si A dan Si B tanpa kata-kata.

    Menyeting pikiran Si B
    Ketika sahabat mengingat Si B berarti memasuki pikiran Si B. Bisikkan dalam pikirannya “Saya baik terhadap Si A”!
    Gambarkan dalam pikiran Si B “dirinya berbuat baik terhadap Si A”!

    Menyeting hati Si B
    Ketika sahabat merasakan hati Si B berarti menyatu dengan hati Si B. Rasakan hati Si B “luluh dan ingin berbuat baik terhadap Si A“!

    Menyeting pikiran Si A
    Ketika sahabat mengingat Si A berarti memasuki pikiran Si A.
    Gambarkan dalam pikirannya, bahwa pikirannya terhubung dengan pikiran Si B (seperti ada kabel)!
    Gambarkan dalam pikirannya, dirinya membisikan dalam pikiran Si B “Saya  baik terhadap Si A”!
    Gambarkan dalam pikirannya, dirinya menggambarkan dalam pikiran Si B “Si B sedang berbuat baik terhadap Si A”!
    Gambarkan dalam pikirannya, hati Si A  tersambung dengan hati Si B (seolah ada kabel), dan hati Si B luluh terhadap dirinya!
    Gambaran di atas seolah film dalam pikiran Si A.

    Menyeting hati Si A
    Rasakan hati Si A tersambung dengan Si B, dan hati Si B luluh ingin berbuat baik terhadap si A!

    Lakukan dengan sabar, intensif, dan kontinyu!

    Sahabat, saya berharap sahabat faham tentang cara menyeting hati dan pikiran Si A, cara tersebut merupakan tahap awal melatih kemampuan Si A untuk dapat mengendalikan hati dan pikiran orang lain. Dalam hal ini Si A sedang latihan mengendalikan hati dan pikiran Si B untuk berbuat baik terhadap dirinya/tidak memusuhi dirinya.
     
    Ada orang-orang tanpa belajar ilmu-ilmu kekuatan hati dan pikiran, namun beberapa hari, bulan, atau tahun kemudian jadi menguasai ilmu tersebut. Hal itu bisa terjadi karena orang tersebut hati dan pikirannya dilatih dari jarak jauh, seperti yang dilakukan terhadap Si A.

    DG47