PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Selasa, 24 April 2018

    Memahami Sakit Hati


    Sahabat, adakah manusia yang tidak pernah menyakiti manusia lainnya? Baik secara lahir maupun bathin?

    Kita sebagai manusia sejak kecil berinteraksi, berkomunikasi dengan orang lain. Bila kita ingat-ingat mungkin akan banyak sekali orang yang tersakiti hatinya oleh lisan, dan perbuatan kita. Bisa jadi yang tersakiti hatinya berjumlah puluhan, atau ratusan orang.

    Seyogyanya kita bertemu dengan mereka dan memohon maaf, bila berdekatan dan dapat berinteraksi, namun keadaan tidak selalu memungkinkan bisa jadi karena jarak berjauhan atau jumlah orang yang tersakiti oleh kita terlalu banyak.

    Ternyata masih ada peluang bagi kita untuk memperbaiki keadaan, untuk mengobati mereka yang pernah sakit oleh lisan dan perbuatan kita, caranya:
    1. Biasanya kita masih mengingat orang yang tersakiti hatinya oleh lisan & perbuatan kita, misalnya Si A, B, C,….Z.
    2. Maka, ketika mengingat Si A, B, C,…Z jangan munculkan bisikan dan gambar pikiran “lisan & perbuatan kita yang menyakitkan hatinya”
    3. Setiap ingat Si A, B, C…Z masukan ke dalam pikirannya bisikan dan gambar pikiran yang menyenangkan tentang hubungan mereka dengan kita.
    4. Maka sakit hati mereka lama kelamaan akan sembuh.
    5. Si A, B, C,…Z akan sakit hatinya jika dalam pikirannya muncul “bisikan dan gambar pikiran lisan dan perilaku kita yang menyakitkan hatinya”. Jika tidak muncul maka hatinya tidak akan sakit.
    6. Upaya di atas dilakukan agar secara bertahap orang-orang yang pernah tersakiti hatinya oleh kita menjadi sembuh.
    7. Hubungan lahir bathin menjadi normal kembali.

    DG47