PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Minggu, 22 April 2018

    Membaca Pikiran & Indera Ke-enam


    Sahabat, dalam pikiran kita bercampur antara bisikan dan gambar pikiran kita sendiri, dengan bisikan dan gambar pikiran yang berasal dari orang lain yang masuk ke dalam pikiran kita, baik secara sengaja (telepati) atau tidak sengaja.

    Jika sahabat mampu membedakan bisikan dan gambar pikiran sendiri, dengan bisikan dan gambar pikiran yang berasal dari orang lain, berarti sahabat telah menguasai membaca pikiran.

    Salah satu cara agar sahabat memiliki keterampilan membaca pikiran adalah dengan cara berlatihlah mengenal pikiran sendiri, caranya:
    1. Selalu berpikir baik (bisikan dan gambar pikiran baik) 24 jam, seminggu, sebulan, atau selamanya (jika sahabat mampu).
    2. Setiap bisikan dan gambar pikiran buruk muncul, ubah menjadi baik.
    3. Jika sahabat terlatih berpikiran baik, maka bila ada pikiran (bisikan dan gambar pikiran) buruk muncul, secara otomatis pikiran sahabat akan mendeteksi, bahwa pikiran tersebut berasal dari luar dirinya.
    4. Selanjutnya sahabat akan mampu membedakan berbagai bisikan dan gambar pikiran yang berasal dari diri sendiri atau orang lain.
    5. Bila sahabat telah mampu membedakan pikiran (bisikan dan gambar pikiran) buruk yang berasal dari orang lain, berarti indera ke-enam sahabat telah aktif.
    6. Bila menangkap pikiran (bisikan dan gambar pikiran) buruk yang berasal dari orang tertentu, maka yang harus sahabat lakukan adalah mengubah (dengan cara telepati) bisikan dan gambar pikiran buruk orang tersebut menjadi baik (dilakukan secara sabar dan terus menerus), maka secara bathin (hati dan pikiran) berarti sahabat tidak memiliki masalah dengan orang tersebut.
    7. Jika secara bathin tidak memiliki masalah dengan orang lain, maka dalam pergaulan pun biasanya tidak memiliki masalah dengan orang lain.

    DG47