Jumat, 27 April 2018

Memasang Ingatan Maya (Buatan)


Lupa, dan ingatan terputus-putus disebut celah pikiran manusia.

Ingatan terputus-putus, maksudnya ketika seseorang (Si A) di masa lalu bergaul dengan orang lain (Si B), maka pengalaman tersebut tersimpan di pikiran dalam bentuk bisikan dan gambar pikiran tidak utuh (terpenggal-penggal).

Ingatan Si B yang terputus-putus tentang Si A, adalah celah pikiran yang dapat dimanfaatkan Si A untuk mengubah cara pandang Si B. Ingatan Si B yang terputus-putus tentang Si A merupakan celah untuk menyisipkan ingatan maya (buatan).

Contoh:
  • Si B adalah teman Si A di masa lalu.
  • Si B mengingat perilaku dan karakter Si A terputus-putus.
  • Ingatan dalam pikiran Si B yang terputus-putus dapat menjadi tempat bagi Si A untuk menyisipkan gambar dan bisikan pikiran maya.
  • Dimasukkan secara telepati ke dalam pikiran Si B, bisikan dan gambar pikiran “Si A bersahabat terhadap Si B”, “Si A berperilaku sopan terhadap Si B”, “Si A ramah terhadap Si B”, dan lain-lain.
  • Si A melakukannya sesering mungkin setiap mengingat Si B.
Lama-kelamaan Si B akan menganggap bisikan dan gambar pikiran tersebut adalah karakter dan perilaku Si A di masa lalu. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menjalin hubungan lahir bathin yang baik.