PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Rabu, 25 April 2018

    Memahami Dendam


    Sahabat....
    Si A mendapat perlakuan buruk dari Si B. Mereka berdua terpisah jauh, dan tidak sempat untuk berdamai.

    Kejadian itu telah berlalu, namun sesekali “perlakuan buruk Si B terhadap Si A” muncul dalam pikiran (bisikan dan gambar pikiran) Si A, menyebabkan suasana hati Si A tidak enak, kemudian muncul dalam  pikiran (bisikan dan gambar pikiran) Si A ingin membalas perlakuan Si B.

    Satu paket aktivitas pikiran di atas disebut dendam.

    Dendam Si A tidak akan muncul jika “perlakuan buruk Si B tidak muncul dalam pikirannya”.

    Dendam Si A akan terus muncul, jika perlakuan buruk si B selalu muncul dalam pikirannya.

    Akar dari dendamnya Si A adalah munculnya bisikan dan gambar pikiran saat A mendapat perlakuan buruk dari B.

    Karena akarnya adalah bisikan dan gambar pikiran, maka untuk menyembuhkan dendam, Si A harus mengubah bisikan dan gambar pikiran buruk yang muncul dalam pikirannya.

    Perlu sahabat ketahui, secara bathin (hati dan pikiran) sebenarnya peran Si B lebih dominan untuk menghilangkan dendam Si A, caranya:

    1. Jangan pernah munculkan dalam pikiran (bisikan dan gambar pikiran) perlakuan buruknya kepada Si A.
    2. Setiap mengingat Si A, Si B harus munculkan bisikan dan gambar pikiran yang baik tentang dirinya kemudian masukkan secara telepati kepada pikiran Si A.
    3. Dendam Si A akan sembuh karena gambar dan bisikan “perlakuan buruk dari Si B tidak muncul dalam pikirannya”, tidak diberi kesempatan untuk muncul dalam pikiran Si A.
    4. Selalu muncul bisikan dan gambar pikiran baik tentang Si B.
    Lama-kelamaan Si B akan berhasil menyembuhkan dendam Si A.


    DG47