PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Senin, 16 April 2018

    Apakah Hati dan Pikiran Kita Baik?


    Sahabat yuk kita mencoba berhenti sejenak dari aktivitas fisik! Berhenti sejenak untuk menyadari gambar apa yang muncul dalam pikiran? Bisikan apa yang muncul dalam pikiran?

    Sesungguhnya ketika sahabat melakukan aktivitas fisik, bisikan dan gambar pikiran bergerak terus melatar belakangi aktivitas fisik, namun kita tidak menyadarinya.

    Sahabat, Apakah bisikan dan gambar dalam pikiran bisa dalam posisi kosong (0)?
    Jika kita menyadari, ternyata bisikan dan gambar pikiran tidak pernah dalam posisi kosong (0). Selalu ada dan terus bergerak.

    Jadi bisikan pikiran dan gambar pikiran itu terdiri dari:
    1. Bisikan dan gambar pikiran baik (kita menyebutnya pikiran bersih).
    2. Bisikan dan gambar pikiran buruk.
    Standar baik dan buruk tidak saya bahas disini, karena standar baik buruk manusia sudut pandangnya akan bermacam-macam terkait norma, moral, adat istiadat, peraturan, agama, hukum, dll.

    Pikiran yang baik itu, jika dalam pikiran selalu muncul gambar dan bisikan pikiran yang baik-baik, maka secara otomatis suasana hatinya pun akan baik.

    Pikiran yang buruk itu jika dalam pikiran selalu muncul gambar dan bisikan pikiran yang buruk, maka otomatis suasana hatinya pun akan buruk.

    Sebagai contoh.

    Gambar dan bisikan apa yang muncul ketika melihat teman sukses?

    Idealnya keadaan pikiran dan hati harus terukur. Jika “melihat teman sukses” kemudian dalam pikiran muncul bisikan dan gambar pikiran yang baik, berarti pikiran dan hati sahabat baik (bersih).

    Kita sulit mengukur, apakah hati dan pikiran kita baik? Apakah hati dan pikiran kita buruk? Jika kita tidak menyadari bisikan dan gambar yang muncul dalam pikiran.

    Bisikan pikiran dan gambar pikiran ibarat hewan liar berlari ke sana kemari, kita akan sulit mengendalikannya, jika tidak dijinakkan terlebih dahulu.

    Bisikan dan gambar pikiran harus selalu disadari (seperti hewan liar yang sudah dijinakkan), jika sudah disadari maka kita akan mudah mengendalikannya. Artinya kita akan menyadari, apakah pikiran dan hati kita baik? Atau pikiran dan hati kita buruk?

    Artinya untuk menyadari apakah pikiran dan hati kita baik atau buruk, sadarilah bisikan dan gambar pikiran yang muncul. Apabila muncul gambar dan bisikan pikiran buruk, maka kendalikanlah/ubahlah/gantilah dengan bisikan dan gambar pikiran yang baik.


    DG47