PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Kamis, 16 November 2017

    Pikiran dapat Melindungi Diri



    Sahabat setia pecinta ilmu telepati…Bagaimanakah pikiran dapat melindungi diri?
    Cara melindungi diri dengan pikiran bersifat:
    1. Pencegahan.
    2. Bisa dilakukan kapan saja, dan dimana saja.
    3. Tak dapat dibatasi benda fisik.

    Kita dapat melindungi diri dengan pikiran, namun demikian pengamanan secara fisik tetap sangat penting.

    Sahabat sekalian…kejahatan terjadi karena adanya Niat (N), dan Kesempatan (K). Niat  itu adanya di wilayah pikiran (bisikan pikiran, dan gambar pikiran ). Jadi melindungi diri dengan pikiran, caranya setiap ingat kepada orang lain, atau melihat orang lain, bisikanlah kepada pikirannya untuk berniat baik kepada diri kita (diri sahabat).

    Semakin mahir membisikan niat baik kepada setiap orang, sama artinya semakin mahir sahabat melindungi diri.

    Semakin banyak orang yang sahabat ingat, kemudian  membisikan kepada pikirannya untuk “ niat baik” maka sahabat akan semakin aman.

    Semakin banyak orang yang sahabat ingat, kemudian membisikan kepada pikirannya untuk "niat baik", maka akan semakin banyak orang ingin melakukan kebaikan kepada sahabat.

    Sahabat…saya sarankan sebaiknya sahabat melakukan percobaan terus menerus membisikan kepada pikiran orang lain “niat baik” dengan penuh kesadaran! Hingga sahabat menemukan kebenaran dari teori yang saya jelaskan.

    DG47