PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Rabu, 01 November 2017

    Pikiran Dapat Mendatangkan Kebaikan dan Keburukan



    Sahabat setia pecinta ilmu telepati yang budiman…
    Jika kita membisikan kata-kata dan gambar pikiran yang baik kepada seseorang  secara telepati, maka lambat laun orang tersebut pikirannya akan baik, perilakunya akan baik.

    Membisikan kata-kata dan gambar pikiran yang baik kepada seseorang, sama artinya dengan berpikiran baik/positif kepada orang tersebut, dengan penuh kesadaran.

    Berpikiran baik kepada seseorang dengan penuh kesadaran  sama artinya dengan menyeting pikiran orang tersebut untuk menjadi baik, agar perilakunya baik terhadap orang lain atau terhadap diri kita.

    berpikiran buruk kepada seseorang sama artinya dengan menyeting pikiran seseorang menjadi buruk, perilakunya menjadi buruk, kepada orang lain atau kepada diri kita.

    Sesungguhnya jika kita berpikiran baik kepada seseorang dengan penuh kesadaran, maka akan mendatangkan kebaikan kepada kita sendiri, sebaliknya jika kita berpikiran buruk kepada seseorang, maka akan mendatangkan keburukan bagi kita sendiri.

    Dilihat dari cara kerja pikiran, maka bisa disimpulkan, bahwa  salah satu yang menentukan orang lain baik kepada kita adalah pikiran kita, yang menyebabkan orang lain buruk kepada kita adalah pikiran kita.

    Sahabat …yuk kita bersimulasi!
    Setiap orang memiliki tujuan hidup yang beraneka ragam, setiap orang ingin tujuan hidupnya tercapai.

    Si A memiliki tujuan hidup, untuk mencapai tujuan hidup tersebut Si A harus melewati
    Si B, C, D, E, dan  F.
    Si A berpikiran baik (menyeting pikiran yang baik) terhadap si B, C, D,  E, dan  F.

    Si S memiliki tujuan hidup, untuk mencapai tujuan hidup tersebut Si S harus melewati
    Si T, U,  V, W, dan X.
    Si S selalu berpikiran buruk terhadap Si T, U, V, W, dan X.

    Dari kasus Si B dan Si S di atas, menurut sahabat, siapakah yang akan  mudah mencapai tujuan?

    Pasti jawaban sahabat adalah Si A.
    Si A berpikiran baik terhadap Si B, C, D, E, dan F, artinya si A sedang menyeting pikiran Si B, C, D, E, dan F  untuk baik terhadap dirinya.

    Si S berpikiran buruk terhadap Si T, U, V, W, dan X, artinya Si S sedang menyetel pikiran Si T, U, V, W, dan X buruk terhadap dirinya. Maka Si T, U, V, W, dan X akan menjadi hambatan untuk si S dalam mencapai tujuannya.

    Dengan demikian pikiran sangat menetukan keberhasilan hidup seseorang.

    Sahabat, tulisan di atas hanyalah sebuah simulasi, adapun kebenarannya silahkan sahabat membuktikannya sendiri!

    DG47