PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Jumat, 27 Oktober 2017

    Perilaku Berakar dari Bisikan & Gambar Pikiran



    Sahabat…setiap perilaku manusia berakar dari bisikan/gambar dalam pikiran, namun kita tidak menyadarinya karena bisikan pikiran bergerak terus (dinamis), begitu pula gerak/perilaku manusia bergerak terus. Marilah kita melakukan percobaan!

    • Letakan sebuah benda di atas meja, jaraknya kira-kira 1 meter dari sahabat.
    • Bisikan dalam pikiran “Aku tak dapat mengambil benda itu”.
    • Ambillah benda itu!
    • Ternyata sahabat dapat mengambil benda itu.

    Sahabat tidak menyadarinya, sesungguhnya dalam pikiran sahabat ada dua bisikan pikiran,
    "Aku tak dapat mengambil benda itu", setelah itu bisikan pikiran/gambar dalam pikiran sahabat bergerak " Aku dapat mengambil benda itu", Maka jadilah benda itu dapat diambil. Hal tersebut tidak disadari, dan prosesnya berlangsung dalam hitungan detik.

    Sahabat sekalian, saya mengajak sahabat untuk menyadari bisikan pikiran sesadar-sadarnya! Kosongkan pikiran! Bisikanlah dalam pikiran hanya satu bisikan “Aku tidak dapat mengambil benda itu” pertahankanlah bisikan dalam pikiran tersebut. Kerahkan dengan seluruh tenaga untuk mengambil benda di atas meja dengan bisikan pikiran “aku tak dapat mengambil benda itu”.

    Sahabat tidak akan dapat mengambil benda tsb.,  meski seluruh tenaga dikerahkan jika bisikan dalam pikiran hanya satu “Aku tak dapat mengambil benda itu”.

    Percobaan di atas untuk membuktikan bahwa bisikan pikiran mempengaruhi gerak/perilaku manusia.

    Bila dalam pikiran seseorang selalu muncul bisikan pikiran yang baik, maka lama-kelamaan perilakunya akan menjadi baik. Bila dalam pikiran seseorang selalu muncul bisikan pikiran yang buruk, maka lama-kelamaan perilakunya akan menjadi buruk.

    Secara telepati

    Bila kita berpikir bahwa Si A selalu berbuat buruk kepada kita, maka lama-kelamaan Si A perilakunya akan buruk terhadap kita.

    Bila kita berpikir Si A selalu baik kepada kita, maka lama-kelamaan Si A perilakunya akan baik terhadap kita.

    Pertanyaaan.
    Mengapa saya melakukan telepati kepada si B, membisikan kalimat-kalimat kebaikan kepada pikiran Si B, namun si B tidak juga berubah menjadi baik?

    Jawaban
    Karena bisikan dalam pikiran si B bergerak terus (dinamis), telepati yang kita lakukan agar bisikan kalimat-kalimat kebaikan bertahan dalam pikiran si B.

    Dari sudut pandang ilmu telepati, maka kita dapat mengubah perilaku seseorang menjadi baik, tergantung dari kesabaran kita melakukan telepati kalimat-kalimat kebaikan kepada orang yang bersangkutan.

    DG47