PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Rabu, 05 April 2017

    Mencegah Tindakan Spontan

    Sahabat…

    Seluruh tindakan (ekspresi dan perilaku) kita berakar dari bisikan pikiran.
    Namun, tidak semua bisikan pikiran terukur dalam tindakan (ekspresi dan perilaku)
    Hal ini disebabkan dinamisnya (bergerak terus) bisikan pikiran manusia, dan dinamisnya tindakan (ekspresi, dan perilaku manusia).

    Namun, ada kondisi (keadaan) yang memaksa bisikan pikiran diwujudkan dalam tindakan.
    Kita sering menyebutnya tindakan/perilaku spontan.

    Tindakan spontan yang positif (baik) berakar dari bisikan pikiran yang baik.
    Tindakan spontan yang negatif (buruk) berasal dari bisikan pikiran yang buruk.

    Seseorang melakukan tindakan buruk terhadap orang lain, berasal dari bisikan pikiran yang buruk.
    Dalam beladiri pikiran (telepati) yang kita lakukan adalah mengubah bisikan buruk pada pikiran orang lain, dengan bisikan pikiran yang baik (cara membisikkan kepada pikirannya), sebelum orang lain tersebut terlanjur secara spontan melakukan tindakan buruk terhadap diri kita atau orang lain, melakukannya dengan intensif.

    Cara seperti ini bisa dilakukan dari jarak dekat dan jarak jauh.

    Selamat mencoba!

    -DG-