PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Jumat, 07 April 2017

    Citra

    Sahabat…

    Kita hidup dengan manusia lainnya, maka dalam pikiran (ingatan) kita selalu mengarah kepada manusia lainnya.

    Tanpa disadari kita sering mengingat manusia lain tentang kebaikan atau keburukannya.
    Orang yang selalu berperilaku buruk, maka akan diingat buruk dalam pikiran orang lain.

    Orang yang selalu berperilaku baik maka akan diingat baik dalam pikiran orang lain, artinya orang tersebut memiliki CITRA BAIK.

    Citra dapat diartikan penggambaran baik atau buruk dalam pikiran (ingatan) orang lain.

    Sahabat….bagaimana jika kita terlanjur memiliki citra buruk (gambaran buruk) dalam pikiran orang lain? Seperti selalu saya ingatkan, sadari bahwa pikiran (bisikkan dan gambar pikiran) kita tersambung dengan manusia lainnya (telepati).

    Sesungguhnya dengan cara telepati kita dapat memperbaiki citra buruk kita secara bertahap.

    Sebagai contoh:
    Dalam pikiran Si A, Si B tergambar berperilaku buruk.
    Artinya Si B memiliki citra buruk dalam pikiran Si A.
    Si B dapat memperbaiki citra buruknya dalam pikiran Si A dengan cara, mengganti gambaran perilaku buruknya dengan gambaran perilaku yang baik ke dalam pikiran Si A dengan cara telepati, dilakukan secara intensif.
    Maka citra Si B lambat laun akan baik dalam pikiran Si A.

    Cara seperti ini dapat sahabat lakukan kepada banyak orang, sehingga lambat laun citra sahabat dalam pikiran banyak orang akan berubah.

    Ketika sahabat menggambarkan diri sahabat baik kepada pikiran orang lain melalui telepati, sesungguhnya sahabat sedang melatih diri berperilaku baik, karena tindakan (perilaku) berakar dari pikiran (bisikan dan gambar pikiran).

    Selamat mencoba !

    Link terkait
    Membangun Imej Diri

    -DG-