PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Jumat, 18 November 2016

    Bisikan Pikiran dan Kenyamanan Hidup


    Sahabat… pecinta kekuatan pikiran…selama ini kita tidak menyadari, betapa pentingnya pikiran (bisikan dan gambar pikiran) dalam kehidupan kita. Kita tidak menyadari bahwa pikiran berpengaruh langsung dalam hidup kita, pergaulan kita, dan keselamatan kita.

    Silahkan sahabat melakukan percobaan di bawah ini! Lakukan percobaan sesering mungkin, sehingga sahabat akan mendapat jawaban dari percobaan tersebut!

    Hari Senin sahabat bertemu dengan seseorang (sebut saja si A).
    Bisikan ke dalam pikiran Si A terus menerus “kamu orang yang buruk”
    Kemudian sahabat amati mimik (ekspresi wajah), perilaku, dan bahasa tubuhnya dengan cermat!

    Hari Selasa sahabat bertemu kembali dengan si A.
    Bisikan ke dalam pikiran Si A terus menerus “kamu orang yang baik “
    Kemudian amati oleh sahabat mimik, perilaku, dan bahasa tubuhnya dengan cermat!

    Kalau sahabat melakukannya sesaat, sulit membedakan mimik, perilaku, dan bahasa tubuh Si A pada hari Senin dan hari Selasa, namun kalau sahabat melakukan percobaan ini secara terus menerus, maka sahabat akan mendapatkan kesimpulan.

    Kesimpulannya adalah ketika sahabat membisikkan “kamu orang buruk” kepada pikiran si A, maka mimik, perilaku, dan bahasa tubuh si A menunjukkan tidak menyenangkan, tidak bersahabat, bahkan jika kita membisikan terus-menerus hal-hal yang buruk, maka bisa saja Si A bertindak negatif terhadap sahabat.

    Ketika sahabat membisikan “kamu orang baik” kepada pikiran si A, maka mimik, perilaku, dan bahasa tubuh si A menunjukkan menyenangkan, bersahabat, dan ramah terhadap sahabat.

    Dari kesimpulan di atas, sahabat akan semakin menyadari pentingnya pikiran (bisikan pikiran dan gambar pikiran), ternyata pikiran (bisikan dan gambar pikiran) kita sendiri bisa menciptakan musuh bagi kita sendiri, bisa menciptakan ancaman bagi kita sendiri, bisa mencelakakan kita sendiri, jika kita tidak mengendalikannya.

    Sahabat  akan semakin menyadari pentingnya pikiran (bisikan dan gambar pikiran), ternyata pikiran dapat menciptakan teman, menciptakan kenyamanan, dan dapat menyelamatkan hidup kita, jika kita pandai dalam mengendalikannya.

    Sahabat…mari kita renungkan! Bagaimana jika sahabat  setiap bertemu orang lain selalu membisikkan hal-hal yang buruk? Sama artinya bahwa setiap bertemu orang lain, berarti sahabat sedang menciptakan kerawanan atau ancaman bagi sahabat  sendiri.

    Bagaimana jika sahabat setiap bertemu orang lain, selalu membisikkan hal-hal yang baik? Berarti sahabat  sedang  menciptakan hubungan baik, persaudaraan, keselamatan dan kesehatan bagi sahabat sendiri.



    -DG-