Jumat, 18 November 2016

Raut Wajah Berasal dari Bisikan & Gambar Pikiran

Silahkan amati perbedaan raut wajah (ekspresi wajah) para penonton film, saat nonton film komedi, horor, romantis, laga, drama, dan lain-lain!

Bagaimanakah raut wajah penonton film komedi, horor, romantis, laga, drama, dan lain-lain? Dari hasil pengamatan di atas dapat disimpulkan bahwa, raut wajah penonton berbeda-beda, tergantung dari jenis film yang ditontonnya. Jadi raut wajah manusia berasal dari gambar dan bisikan yang muncul dalam pikiran.
Selanjutnya silahkan bercermin pada cermin datar, bisikan dalam pikiran  sendiri!

Saya ramah.
Saya gembira.
Saya sabar.
Saya baik.
Saya berani.
Saya kuat.
Saya sehat.
Saya rajin.
Saya bangga.
dll.

Setiap kali membisikkan dalam pikiran, amati raut wajah dengan cermat! Hasil dari percobaan di atas akan dapat suatu kesimpulan, bahwa setiap bisikan pikiran akan memunculkan raut wajah yang berbeda. Bisikan pikiran yang positif akan memunculkan raut wajah yang positif, bisikan pikiran yang negatif akan memunculkan raut wajah yang negatif.

Bagaimanakah raut wajah seseorang dalam satu jam, 15 menit, satu menit, satu detik? Satuan terkecil dari raut wajah kita tiap detik, berasal dari bisikan dan gambar yang muncul dalam pikiran. Agar raut wajah kita tampak positif secara permanen, maka kita harus selalu memunculkan bisikan dan gambar pikiran yang positif secara terus menerus.