Jumat, 18 November 2016

Memahami Diri

Memahami diri penting, karena apa yang kita lakukan sangat tergantung dari cara kita memahami diri kita sendiri.

Si A ingin memahami dirinya sendiri, di bawah ini merupakan contoh 5 pertanyaan terhadap dirinya sendiri. Jawaban harus berupa bisikan dan gambar pikiran, tidak perlu dijawab secara lisan, lakukan sesering mungkin!
1.      Siapakah aku? Aku adalah orang yang positif.
2.      Bagaimanakah tutur kataku? Tutur kataku halus.
3.      Bagaimanakah perilakuku? Perilakuku santun.
4.      Bagaimanakah sikapku? Sikapku baik.
5.      Bagaimanakah pergaulanku? Aku bergaul dengan fleksibel.

Jika jawaban dari pertanyaan tersebut seperti di atas, maka sesungguhnya Si A sedang membentuk dirinya menjadi positif, bertutur kata halus, perilaku santun, sikap baik, bergaul baik dengan fleksibel, karena semua perilaku berasal dari bisikan dan gambar dalam pikiran.

Jika Si A berpikir bahwa dirinya adalah orang yang positif, maka lama-kelamaan Si A akan menjadi positif. Jika Si A berpikir bahwa dirinya orang yang negatif, maka lama-kelamaan Si A akan menjadi orang yang negatif.