Sabtu, 22 Agustus 2015

Menjalin Persahabatan

Sesungguhnya persahabatan yang baik dijalin secara lahir dan bathin, menjalin persahabatan secara bathin memanfaatkan sebaik-baiknya hubungan hati dan pikiran ketika berdekatan, maupun saat berjauhan.

Persahabatan melalui hubungan hati dan pikiran dapat menciptakan persahabatan yang baik. Persahabatan yang baik dengan cara mengingat hal-hal baik dari sahabatnya.  Ingatan yang baik tentang sahabatnya, akan sampai kepada pikiran sahabat yang bersangkutan. Memelihara ingatan yang baik tentang sahabat, merupakan cara memelihara persahabatan.

Contoh memelihara persahabatan secara bathiniah.

Si A dan Si B berdekatan, atau berjauhan.
Ketika Si A mengingat Si B berarti memasukkan pikiran Si A kepada pikiran Si B.

Si A membisikkan kalimat sederhana ke dalam pikiran Si B "Si B sahabat yang baik".
Si A mengirim gambar pikiran ke Si B, bahwa mereka berdua selalu saling menghargai dan menghormati.

Bisikan dan gambar pikiran Si A akan muncul dalam pikiran Si B.

Si B menganggap bisikan dan gambar pikiran yang muncul berasal dari dirinya sendiri.

Jadilah Si B sahabat yang baik bagi Si A.

Sesungguhnya Si A dapat melakukan hal di atas, tidak saja pada Si B, tapi bisa kepada Si C, D, E, F...dst.

Dengan demikian, maka Si A dapat menggalang persahabatan sebanyak-banyaknya.

Hal di atas dilakukan dengan sabar dan terus menerus.