PENGANTAR


  • Sahabat, dalam blog ini akan menemukan istilah-istilah Kekuatan Pikiran & Kekuatan Hati: telepati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar dll.

    Di blog ini saya akrabkan sahabat dengan istilah-istilah tersebut beserta penjelasannya, dengan maksud mengajak sahabat untuk menjelajahi alam pikiran manusia yang selama ini belum digali, dan belum banyak dimanfaatkan.

    Pemahaman sahabat tentang dalam dan luasnya alam pikiran manusia dengan harapan sahabat bisa menemukan bahwa telepati, kekuatan pikiran, kekuatan hati, membaca pikiran, membaca hati, indera keenam, bathin, hubungan bathin, kontak bathin, alam bawah sadar, dll., adalah istilah-istilah yang ILMIAH (dapat dibuktikan menggunakan metode ilmiah), TERUKUR (yang dapat diukur adalah perilaku hasil kegiatan hati, dan pikiran, dan OBJEKTIF (dapat dipelajari oleh siapa pun yang berminat).

    Dari blog ini juga, saya berharap sahabat menemukan teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip, dan generalisasi dari ilmu-ilmu Kekuatan Pikiran, yang pembuktiannya bisa dilakukan oleh sahabat sendiri.

    Agar pemahamannya tidak sepenggal-sepenggal, sebaiknya dibaca secara keseluruhan, dari tulisan pertama sampai yang terkini.

    Apakah Alam Bawah Sadar Bagian dari Ilmu Pengetahuan?

  • Sabtu, 22 Agustus 2015

    Persahabatan Lahir & Bathin

    Persahabatan lahir & bathin (hati & pikiran).
    Sahabat sekalian...mari kita fahami persahabatan dalam hubungannya dengan kekuatan pikiran manusia. Dilihat dari "kekuatan pikiran", maka sesungguhnya persahabatan tidak dibatasi oleh batas fisik, ruang dan waktu.

    Persahabatan tidak dibatasi oleh batas fisik, maksudnya persahabatan tidak dibatasi benda  misalnya tembok, gunung, lautan, atau pun batas administratif misalnya batas negara.

    Persahabatan tidak dibatasi batas ruang, maksudnya persahabatan dapat dijalin meskipun berbeda negara dan benua, menjalin persahabatan bisa dilakukan dari jarak jauh.

    Persahabatan tidak dibatasi waktu, maksudnya menjalin persahabatan dapat dilakukan setiap saat, baik dengan sahabat saat ini, maupun masa lalu. Baik dengan sahabat yang dikenal, maupun yang tidak dikenal.

    Caranya setiap mengingat sahabat, ingatlah hal-hal yang baik-baik dari mereka, maka ingatan tersebut akan sampai kepada mereka, meskipun mereka sedang berada jauh dari kita. Memelihara ingatan yang baik tentang orang lain, merupakan cara memelihara persahabatan abadi.

    Contoh praktis memelihara persahabatan jarak jauh.

    Si A dan Si B berdekatan secara fisik, atau berjauhan (berlainan negara, benua).
    Ketika Si A mengingat Si B berarti memasukan pikiran Si A kepada pikiran Si B.

    Si A membisikkan kalimat sederhana ke dalam pikiran Si B "Si B sahabat yang baik".
    Si A mengirim gambar pikiran ke Si B, bahwa mereka berdua selalu saling menghargai dan menghormati.

    Bisikan dan gambar pikiran Si A akan muncul dalam pikiran Si B.

    Si B menganggap bisikan dan gambar pikiran yang muncul berasal dari dirinya sendiri, padahal berasal dari SI A yang dikirim dari jarak jauh (telepati)

    Jadilah Si B menganggap Si A sahabat yang baik.

    Sesungguhnya Si A dapat melakukan hal di atas, tidak saja pada Si B, tapi bisa kepada si C,D,E, F...dan Z.
    Dengan demikian maka Si A dapat menggalang persahabatan sebanyak-banyaknya.

    Manusia dapat menggalang persahabatan seperti cara di atas (komunikasi pikiran), baik sahabat yang berdekatan, maupun sahabat yang jauh (berbeda benua dan negara). Manusia dapat menggalang persahabatan baik dengan sahabat yang sudah kenal atau sahabat yang belum berkenalan.

    Persahabatan yang dilakukan melalui komunikasi pikiran tidak jauh berbeda dengan persahabatan di dunia nyata. Persahabatan yang terjadi melalui komunikasi pikiran memanfaatkan hubungan hati dan pikiran sebaik-baiknya.

    Seperti di dunia nyata, persahabatan melalui komunikasi pikiran dapat menciptakan hubungan yang baik dan buruk. Persahabatan yang baik dengan cara mengingat hal-hal baik dari sahabatnya. Jalinan persahabatan yang buruk dengan cara mengingat hal-hal buruk dari sahabatnya.

    Ingatan yang baik atau buruk tentang sahabat, akan sampai kepada pikiran sahabat yang bersangkutan.

    -DG47-