Laman

Cara mudah menguasai HIPNOTIS, TELEPATI, INDRA KEENAM, MEMBACA, MENGENDALIKAN, MEMBISIKKAN PIKIRAN ORANG LAIN, INTUISI, CLAIRVOYANCE, PREKOGNISI, DLL. Penelitian ilmu-ilmu di atas saya lakukan selama 15 tahun.

Artikel yang akan datang,

1. Memahami Intuisi.
2. Bagaimanakah Cara Kerja Prekognisi (Ramalan)?
3. Alam Bawah Sadar Dahlan Guru, Sebuah Revolusi Psikologi.
4. Bagaimanakah Clairvoyance (Terawang)?

Blog ini di edit secara bertahap, terutama jika menyinggung perasaan orang, suku, agama, ras, golongan, dan negara tertentu, maka akan diperbaharui atau dihapus. Hal tersebut dimaksudkan agar ketika membaca artikel di blog ini, pembaca terhormat bisa menikmatinya.
Blog ini pun akan ditransformasi secara bertahap menjadi Blog ILMIAH dan EDUKATIF.

Selasa, 22 Februari 2011

BERLATIH TENAGA DALAM, SEBENARNYA BERLATIH KEKUATAN PIKIRAN, HIPNOTIS, & TELEPATI

Sebelum membaca artikel ini sebaiknya anda telah memahami dan menguasai "Cara Mudah Menguasai Hipnotis Telepati & Indra Keenam"

Penjelasan Ke-1

Kesurupan adalah fenomena psikologis !

Pernahkan anda melihat orang yang kesurupan macan/kuda lumping, dan sejenisnya ?
Bagaimana cara menghadapinya? Anda bisa menanggulanginya seperti dalam catatan saya yang berjudul "Cara Mudah Menyembuhkan Orang Kesurupan", namun ada cara lain yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang berlatih tenaga dalam.

Si Fulan adalah orang yang memiliki tenaga dalam.

Ketika ada orang kesurupan macan (pamacan, kuda lumping, dan sejenisnya), Si Fulan pasang kuda-kuda, konsentrasi menatap orang kesurupan, tahan napas, telapak tangan menghadap ke depan, lalu dia dorong telapak tangannya ke depan, apa yang terjadi ? Orang yang kesurupan  tersebut terpental.


Orang yang kesurupan pamacan terpental.

Mengapa orang yang kesurupan tersebut terpental ? 

Sampai sat ini banyak orang beranggapan bahwa terpentalnya orang yang kesurupan, karena terdorong oleh energi yang keluar dari telapak tangan. Padahal cara kerjanya bukan seperti itu.

Orang kesurupan tersebut terpental, karena dalam pikiran orang kesurupan tergambar, bahwa dari telapak tangan Si Fulan mengeluarkan energi, jadi terpentalnya orang kesurupan oleh gambaran yang berasal dari pikirannya, yang sebenarnya berasal dari pikiran Si Fulan yang terkirim secara telepati jarak dekat kepada pikiran orang yang kesurupan.

Pada saat Si Fulan konsentrasi, menatap orang kesurupan, tahan napas, telapak tangan menghadap ke depan lalu mendorongnya, kemudian merasakan sedalam-dalamnya keluar energi dari tangan, maka  apa yang ada di pikiran Si Fulan terkirim secara telepati masuk ke pikiran orang kesurupan, sehingga orang yang kesurupan  tersugesti dan mundur terpental.

Jadi, tanpa disadari pada saat itu Si Fulan sedang menghipnotis orang kesurupan. Dengan cara “Menggambarkan ke pikiran orang kesurupan bahwa dari tangannya keluar energi”

Si Fulan sebenarnya bisa saja membuat orang kesurupan terpental hanya dengan ditiup, caranya gambarkan ke pikiran orang kesurupan, ketika Si Fulan meniup keluar energi, maka orang kesurupan akan terpental.

Bisa juga hanya dengan tatapan mata orang kesurupan terpental, caranya gambarkan ke pikiran orang kesurupan, ketika Si Fulan menatap dari matanya keluar energi, maka orang kesurupan akan terpental.

Bisa juga dengan kata-kata, gambarkan ke pikiran orang kesurupan, ketika Si Fulan mengatakan “jatuh”, dari mulut si Fulan keluar energi yang membuat orang kesurupan terjatuh, maka orang kesurupan tersebut akan jatuh.

Si Fulan bisa membuat orang kesurupan terpental, dengan tiupan, tatapan mata, dan kata-kata. Terpentalnya orang kesurupan tersebut karena pikirannya dihipnotis bahwa dari tiupan, tatapan mata, dan kata-kata Si Fulan keluar energi.

 “Orang-orang yang berlatih tenaga dalam sebenarnya bukan melatih energi keluar dari telapak tangan, tetapi melatih kekuatan pikiran/telepati/hipnotis



Orang-orang yang terpental pada video di atas disebabkan dalam alam bawah sadarnya tertanam bahwa orang yang diserangnya memiliki tenaga dalam yang membuatnya terpental, pikiran tersebut bisa berasal dari dirinya sendiri, gurunya, atau orang yang diserangnya. Jadi terpentalnya orang-orang tersebut karena pikirannya tersugesti.


Penjelasan Ke-2

Al kisah, Si Fulan memilki tenaga dalam, tenaga dalam yang dia miliki berasal dari latihan olah pernapasan,  atau diisi oleh gurunya.

Ketika berlatih tenaga dalam, Si Fulan konsentrasi kepada musuh, tahan napas, pasang kuda-kuda, telapak tangan menghadap ke depan.

Sepuluh orang teman-teman latihannya memerankan diri sebagai musuh, mereka membawa golok menyerang Si Fulan.

Hanya dengan mendorong telapak tangannya ke depan 10 orang musuh di depannya terpental.

Si Fulan meyakini bahwa dari telapak tangannya keluar pancaran energi yang membuat musuh-musuhnya (ketika latihan) terpental.

Suatu hari, dia bermasalah dengan beberapa orang preman. Si Fulan dikeroyok oleh para preman. Ketika ia mengeluarkan tenaga dalam, tetap saja dia jadi bulan-bulanan para preman, tubuhnya babak belur.

Si Fulan bingung, dia merasa kemampuan bela diri tenaga dalam yang dimiliki saat berlatih bela diri, ternyata tidak bisa digunakan dalam kehidupan nyata.

Kisah di atas adalah sebuah potret orang-orang yang mempelajari tenaga dalam, namun penuh keraguan dengan tenaga dalam yang dipelajarinya, karena tenaga dalam yang dipelajarinya tidak efektif untuk bela diri.

Ketika latihan tenaga dalam, Si Fulan diserang musuh 10 orang, hanya dengan dorongan tangan Si Fulan dari kejauhan musuh-musuhnya terpental.

Mengapa dalam kehidupan nyata, Si Fulan malah babak belur dipukuli musuh-musuhnya? tenaga dalamnya tidak bisa digunakan.

“Hal yang harus dipahami adalah, berlatih tenaga dalam tidak melatih pancaran energi dari tangan, berlatih tenaga dalam sebenarnya berlatih kekuatan pikiran, hipnotis telepati”

Ketika Si Fulan berlatih tenaga dalam, Si Fulan konsentrasi kepada musuh, tahan napas, pasang kuda-kuda, telapak tangan menghadap ke depan, hati dan pikirannya merasakan, dan menggambarkan bahwa dari tangannya keluar pancaran energi.

Sesungguhnya gambaran pikiran Si Fulan secara telepati terkirim kepada pikiran musuh-musuhnya (ketika latihan) secara telepati.

Musuh-musuhnya (ketika latihan) menganggap isi pikirannya berasal dari dirinya sendiri, maka mereka terpental.

 “Jadi, kuncinya memasukkan pikiran Si Fulan  kepada pikiran musuh-musuhnya

Jika Si Fulan tidak ingin dipukuli oleh para preman (seperti diceritakan dalam kisah di atas), maka yang harus dia lakukan adalah:
  1. Si Fulan harus tetap tenang
  2. Konsentrasi dan bayangkan dari kedua telapak tangan dapat mengeluarkan energi yang dapat membuat mereka semua terpental.
  3. Bayangan itu akan muncul dalam pikiran para preman, mereka menganggap bayangan yang ada dalam pikirannya berasal dari dirinya sendiri.
  4. Para preman akan pergi ketakutan, atau diam tanpa keberanian.
Kendalikan pikiran anda ! 
Ikuti penjelasan-penjelasan selanjutnya!